Branding dwindi.com berangkat dari member area yang sudah ada: hijau sebagai identitas, Outfit untuk judul, dan Plus Jakarta Sans untuk isi serta antarmuka.

Yang perlu disesuaikan adalah konteks penggunaannya. Orang yang sudah masuk ke member area memiliki kebutuhan berbeda dengan orang yang baru mengenal sebuah produk atau sedang membaca artikel panjang.

Warna mempunyai peran

Hijau identitas dipertahankan. Untuk tombol dengan label putih dan tautan kecil, digunakan varian hijau yang lebih gelap agar mudah dibaca.

Teks pendukung, border input, dan pemisah dekoratif juga diberi peran yang berbeda. Warna yang cukup terlihat sebagai garis pemisah belum tentu cukup jelas untuk menunjukkan sebuah kontrol.

Memberi ruang pada tulisan

Artikel membutuhkan hierarki judul yang jelas, lebar baris yang terkendali, serta jarak antarbagiannya. Ukuran yang nyaman untuk label dashboard tidak otomatis menjadi ukuran yang tepat untuk teks panjang.

Font tetap sama. Penyesuaiannya ada pada ukuran, ketebalan, warna teks, dan ruang membaca.

Komponen mengikuti isi

Produk dengan visual dan ringkasan bisa dikelompokkan dalam card. Catatan yang berurutan lebih mudah dijelajahi sebagai daftar editorial.

Fokus keyboard, state tombol, dan pesan error menjadi bagian dari fondasi tersebut. Gaya visual perlu membantu pengunjung memahami apa yang bisa dilakukan dan apa yang sedang terjadi.

Dwindi Ramadhana

Belajar web secara otodidak, dari template Blogspot sampai plugin WordPress. Sejak 2021 membuat produk sendiri, dan sekarang membangun lintas stack. Yang saya tulis di sini adalah pelajaran dari proses itu.

Tentang saya →